MEDIA BERITA LOKAL Ada momen menarik tertangkap kamera saat Presiden Prabowoย bertemu Presiden Korea Selatan,ย Lee Jae-myung. Dalam video yang beredar di sosial media, tampak Presiden Lee tertawa terpingkal usai bercengkerama dengan Prabowo.

Mengonfirmasi hal itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menuturkan bahwa tertawanya Presiden Lee usai mendapat hadiah kejutan dari Prabowo.

Menurut Teddy, anjing milik Presiden Lee diketahui sama-sama bernama Bobby. Nama tersebut sontak mengingatkan kucing kesayangan Prabowo yang juga bernama Bobby.

Diketahui, Prabowo memiliki kecintaan kepada hewan peliharaan. Sebelumnya, saat kunjungan ke Inggris, Prabowo juga berjumpa kucing yang tinggal area ring satu 10 Downing Street, London bernama Larry.

Sebagai informasi, kucing peliharaan Prabowo yang bernama Bobby saat ini tinggal di Istana. Kucing tersebut mendapat pengawalan dan perawatan khusus dari protokoler sebagai binatang peliharaan kesayangan presiden yang sudah membersamai dari kediaman pribadinya di Kertanegara Jakarta.

Popularitas Bobby terlihat dari jumlah pengikutnya di Instagram yang mencapai 928 ribu akun. Dalam unggahannya, Bobby kerap menampilkan foto-foto menggemaskan bersama Presiden Prabowo dan keluarganya.

Seskab Teddy: Kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korsel Hasilkan Komitmen Bisnis Rp 575 Triliun

Usai Kunjungan Kenegaraan di Jepang, Presiden Prabowo Subianto Lanjutkan Lawatan ke Korea Selatan

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan, kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan (Korsel) menghasilkan capaian konkret berupa komitmen kerja sama bisnis dengan nilai yang sangat signifikan.

Teddy menjelaskan, total nilai kesepakatan bisnis yang berhasil dihimpun dari kedua negara mencapai USD 33,89 miliar atau setara dengan Rp 575 triliun.

“Dari Jepang tercatat komitmen bisnis sebesar USD 23,63 miliar atau setara Rp 401,7 triliun, sementara dari Republik Korea mencapai USD 10,26 miliar atau setara Rp 174 triliun. Sehingga total keseluruhan mencapai USD 33,89 miliar atau sekitar Rp 575 triliun,” ujar Teddy dikutip dari siaran pers, Kamis (2/4/2026).

Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan investor global terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Khususnya dalam mendorong hilirisasi industri, penguatan ketahanan energi, serta pembangunan sektor strategis nasional.

Lebih lanjut, Teddy menegaskan, keterlibatan langsung Prabowo dalam dialog dengan para pelaku usaha menjadi faktor kunci dalam mendorong terwujudnya kesepakatan tersebut.

“Bapak Presiden tidak hanya hadir secara simbolik, tetapi aktif mendengarkan, merespons cepat, dan memberikan solusi serta perintah langsung atas berbagai masukan dari dunia usaha. Ini yang membuat kepercayaan investor semakin kuat,”

Pastikan Pemerintah Mengawal

Presiden Prabowo Subianto tiba di Seoul, Korea Selatan, dalam rangka kunjungan kenegaraan.

Teddy juga memastikan, pemerintah akan mengawal seluruh komitmen tersebut agar dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selama di Jepang, Presiden Prabowo melakukan kunjungan kehormatan kepada Kaisar Jepang Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang, Tokyo, Senin 30 Maret 2026. Keduanya membahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan kerja sama di bidang lingkungan hidup.

Kemudian, Prabowo melakukan pertemuan dengan investor Jepang dalam acara Japan-Indonesia Business Forum. Prabowo juga melakukan pertemuan bilatetal dengan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, dalam rangkaian kunjungan resmi di Istana Akasaka, Tokyo, pada Selasa, 31 Maret 2026.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang menghasilkan investasi yang luar biasa senilai lebih dari Rp 380 triliun.

Menurut dia, besarnya komitmen investasi yang masuk menjadi bukti kuat bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai tujuan utama investasi global.

“Itu adalah bukti bahwa Indonesia menjadi magnet investasi dunia. Itu yang pertama. Kemudian yang kedua, di luar semakin mantap untuk berinvestasi di Indonesia,” kata Teddy usai mendampingi Presiden Prabowo menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang, di Tokyo, pada Senin 30 Maret 2026, dikutip dari siaran pers.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *