Di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global, kekhawatiran akan kembali pecahnya perang berskala dunia atau Perang Dunia III kian menguat.

Dilansir dari MEDIA BERITA LOKAL, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono menilai, situasi internasional saat ini menunjukkan kemiripan dengan periode menjelang Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

Kesamaan itu terlihat dari masifnya pembangunan kekuatan militer hingga munculnya para pemimpin dunia dengan pengaruh besar dan gaya kepemimpinan yang kuat.

Ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat dengan Iran di Timur Tengah, memanasnya kawasan Asia Timur akibat isu Taiwan, hingga polemik Greenland yang menyeret negara-negara Eropa, turut mempertebal kekhawatiran bahwa dunia berada di titik rawan eskalasi konflik global.

Dalam konteks tersebut, muncul pertanyaan sejauh mana konflik Greenland berpotensi menjadi pemicu Perang Dunia Ketiga, dan benarkah Indonesia berada di antara negara yang relatif aman jika skenario terburuk itu benar-benar terjadi?

Benarkah Indonesia aman jika Perang Dunia III pecah?

Ilustrasi peta Indonesia

Terkait posisi wilayah Indonesia jika Perang Dunia III pecah, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana menilai istilah โ€œamanโ€ memiliki makna yang sangat relatif. Jika dimaknai dari sudut pandang aliansi militer, Indonesia memang tidak terikat langsung dengan Amerika Serikat maupun Eropa. โ€œKalau aman dimaknai karena Indonesia bukan sekutu Amerika Serikat atau negara-negara Eropa, maka kita berada dalam posisi relatif aman karena menjalankan politik luar negeri bebas aktif,โ€ jelas Hikmahanto saat dimintai keterangan, Kamis (22/1/2026). Namun, ia mengingatkan bahwa skenario perang global, terutama yang melibatkan senjata nuklir, akan menghapus batas aman tersebut.

โ€œKalau Amerika Serikat berhadapan dengan Inggris dan Prancis menggunakan senjata nuklir, Indonesia tidak akan aman dan bisa jadi kiamat semakin mendekat,โ€

Ia juga menegaskan bahwa status nonblok bukan jaminan mutlak.

โ€œSaya tidak melihat bahwa kalau kita nonblok lalu menjalankan politik luar negeri bebas aktif, kita akan sepenuhnya terbebas,โ€

kata Hikmahanto

Meski demikian, ia menekankan bahwa upaya utama Indonesia harus tetap berpihak pada perdamaian.

โ€œHarapan kita, Indonesia bisa berkoalisi dengan negara-negara yang sepakat mendorong perdamaian. Dan perdamaian inilah yang akan mencegah terjadinya Perang Dunia III,โ€ tandasnya.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *